DJ Oko Dituntut 4 Tahun Penjara

Dugemers… wadududu bahasaneee pasti ngeh kalo dengar ato baca nama DJ Riri, Andezz etc. Lha kalo DJ Oko… sapa kuiii???

BANTUL — Pengadilan Negeri Bantul kembali menyidangkan perkara dugaan penipuan pembuatan pembangkit listrik mandiri (Jodipati) dan Blue Energy. Terdakwa Ir. Djoko Suprapto dalam perkara ini merugikan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY)  sebesar Rp 1,345 milyar.

Agenda utama sidang kali ini pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), Kamari SH, JPU dari Kejaksaan Tinggi DIY. JPU menuntut terdakwa Ir Djoko Suprapto dipenjara selama 4 tahun penjara, dikurangi selama terdakwa dalam masa tahanan karena terbukti telah melanggar pasal 378 KUH Pidana jo pasal 64 ayat 1KUH Pidana tentang penipuan yang dilakukan secara berkelanjutan.

Menurut Kamari berdasarkan saksi-saksi yang dihadirkan dalam sidang,  saksi dari pihak penuntut, saksi ahli dan saksi yang diajukan oleh terdakwa , menyatakan banyak fakta dan bukti yang kuat bahwa terdakwa Ir Djoko Suprato telah melakukan penipuan secara berkelanjutan dan merugikan UMY senilai Rp 1,345 milyar.

Beberapa hal yang meringankan  bagi terdakwa menurut JPU, Kamari, SH adalah terdakwa menyesali perbuatan. Sedangkan hal-hal yang memberatkan adalah perbuatan terdakwa dalam hal ini UMY baik secara material dan moral. Secara material UMY telah dirugikan sebesar Rp 1,345 milyar. Secara moril nama UMY dimata masyarakat tercemar dan juga terjadi pro kontra sesama akademika di UMY yang mengakibatkan terganggunya proses belajar mengajar di UMY.

JPU juga menyatakan barang bukti berupa dua buah mesin pembangkit listrik jodipati diserahkan kepada UMY serta membayar biaya sidang sebesar Rp 2.000.

Sidang kali ini dipimpin oleh ketua majelis hakim Purwono, SH didampingi oleh hakim anggota Suprapti, SH dan V. Banar, SH. Ketua Majelis Hakim Purwono usai pembacaan tuntutan oleh JPU memberikan kesempatan kepada terdakwa untuk memberikan jawaban atas tuntutan JPU selama dua hari sehingga sidang akan kembali digelar pada hari kamis (15/1/2009) mendatang.

Terdakwa Ir Djoko Suprapto sendiri usai pembacaan dakwaan meminta waktu selama 1 minggu untuk memberikan jawaban atas tuntutan JPU namun oleh Ketua Majelis Hakim permintaan tersebut ditolak.

“Kalau satu minggu kelamaan. Sidang kali ini saja hanya sebentor kok minta waktu berpikir selama seminggu. Sidang akan kita lanjutkan pada hari kamis 15/1/2009 besuk” kata purwono sembari mengetuk palu tanda sidang berakhir. (daruwaskita/trijaya)

Nantikan kabar DJ Oko selanjutnya.

NOTE : Istilah DJ Oko diambil dari nickname teman teman untuk mantan knight rider dikantor

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s