Poejer

Ejaan lama ya Jeng? Buat judul aja, cerewet ah. Mo posting berita MasDa tentang puyer ini. Soale dulu pernah dapet e-mail tentang puyer, subjet-nya, Say No to Puyer. Ngeri kan? Trus juga tayangan di RCTI tentang pro kontra penggunaan puyer.

Emangnya RCTI nayangin gimana kok bisa jadi pro kontra?

Katanya sih, tayangannya terlalu tendensius. Waduuu apa kui? Kata kamus hidup Saya, tayangannya punya maksud tertentu. Tapi kalo menurut Mas Nunut Rubiyanto, Ketua Ikatan Sarjana Farmasi Indonesia, penayangan ituΒ  penting untuk memberikan informasi atau kenyataan tentang pembuatan obat puyer itu sendiri.

Padahal aku cocok je sama puyer, Jeng. Sampeyan cocok gak kalo minum puyer?

Saya? Walaaaa…aku mendhing dikasih kapsul ato syrup. Kalo cocok atao gak cocok tergantung dosis kali. Jadi ceritanya, si puyer ini dibuat untuk “emergency exit” atas kebutuhan dosis yang tidak tersedia dipasaran. Contoh, ada pasien yang membutuhkan dosis 50 miligram parasetamol, padahal dosis yang tersedia hanya 500 miligram, jadi pembuatan obat puyer untuk mengatasi kebutuhan dosis untuk pasien tadi. Pembuatan obat puyer hanya boleh dilakukan oleh apoteker bahkan dokter sendiri tidak punya wewenang untuk membuat obat puyer.

Ooo gitu, punya kenalan apoteker ndak, Jeng? Biar puyernya sesuai dengan kebutuhanku πŸ˜‰

Idiiiih maunya. Mungkin bisa aja, Yu dosisnya sesuai dengan yang sampeyan butuhkan tapi hati hati. Diawasin cara buatnya. Lha kalo alat alatnya habis dipake buat pinisilin, terus dipake buat puyer sampeyan…hiiiiiiiiiii.

Lhaaaaa? Medeni

Ya ini menurut hemat Mas Nunut tadi. Seorang apoteker punya aturan sendiri untuk membuat obat puyer tadi. Peralatannya harus dijaga higienisnya, selalu dicuci untuk sekali meracik obat. Jadi tidak terjadi interaksi antara obat yang sebelumnya dengan obat yang akan diracik. Kalo pencampuran obat puyer tadi tidak sesuai dengan aturan yang dipegang oleh apoteker, dampaknya bisa buruk Yu bagi pasien. Bisa menyebabkan kematian untuk pasien yang minum obat puyer itu.

Kalo pembagian puyer yang kaya tayangan RCTI itu?

Sebenarnya hal itu tidak benar kata Mas Nunut. Puyer itu secara visual maksimal dibagi hanya dimungkinkan 10 puyer, jadi kalo diatas 10 puyer tidak diperbolehkan. Kalo mo bagi 20 puyer, harus dibagi dua dulu dengan timbangan miligram balance. Pembagian puyer secara visual dengan timbangan balance masih bisa dikonsumsi oleh pasien karena perbedaan dosisnya hanya 5%. Tapi Saya tetep pilih kapsul ato syrup Yu…Say NO to Puyer.♣

News provided by MasDa
Re-write by Jengipee

Advertisements

3 thoughts on “Poejer

  1. Pondstan aja deh mba…
    Hehehehe….
    Mengobati segala macam nyeri, sayang untuk hati blm ada 😦

    tapi ada satu penyakit nyeri yang bisa buat ketagihan, nyeri…mbit. hayoooo tahu gak artinya.

  2. KAlau aku Biasanya Pake Wedang JAhe ajach πŸ˜€

    Itu buat menjaga kondisi tubuh biar fit πŸ˜€

    Kalau sakit aych aku pilih obat yg kapsul πŸ˜€
    Kalau Puyer PAhitnya terasa banget sich πŸ˜€

    *Gimana kabar keluarga Mba Deviw πŸ™‚
    Smoga sehat smua yach πŸ™‚

    Salam πŸ™‚

    puji Tuhan semua sehat Mas.
    sama dong….

  3. se7 … utk mengatasi kebutuhan dosis kecil (utk anak2) padahal yang tersedia hanya dosis besar (dosis dewasa).
    (diantaranya itu … salam mbak)

    dan sekarang dhenok gak pernah tak kasih puyer lagi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s